Saturday, 16 March 2013

SINGLE

blog nyomot dari punya guru yg juga nyomottt..!!
intinya seh pengen share ajah, karena i really feel blessed by this POST. *di saat2 menjelang umur 27 dan masih SINGLE.* hahahaha.... cekidot gan.


Hal ini udah pernah dijelasin oleh Pastor Jeffrey Rachmat dari JPCC. Saya dulu pernah baca di internet dan waktu itu merasa: WOW!! Penjelasannya detail, tepat sasaran, n komplit banget!! Mungkin ini yang nulis Pastor Jeffrey Rachmat sendiri.. Atau seseorang dateng ke ibadah yang kebetulan pembicaranya adalah Pastor Jeffrey, terus dia ngerangkum ini dan post di internet. I don't know.. Jadi, kali ini saya hanya me-repost, ini bukan tulisan saya. The credit goes to Pastor Jeffrey Rachmat, yang merangkum (siapa yah? ada yang tahu?), and also Lord Jesus! Yang penasaran gimana caranya menjadi seorang single yang utuh, monggo dibaca sampe selesai.. :) 

Read this sentences carefully:
Baik atau buruknya suatu hubungan (teman, berpacaran / pranikah, atau pernikahan), tergantung dari siapa saja yang terlibat dari hubungan itu. 

OMELET TELUR BUSUK
Temen-temen, kalo dipikirin dan direnungin maka kalimat di atas bener banget tuhh. Relationship kita dengan orang lain, tentu terkait erat dengan pribadi orang itu sesungguhnya. Seorang tokoh motivasi terkenal juga pernah bilang, kita adalah rata-rata dari karakter teman-teman kita, dengan kata lain keberadaan kita ini dipengaruhi oleh orang2 di sekeliling kita. 

Contoh nyata deh: 
Omelet, alias telor dadar / orak-arik. Dia akan menjadi makanan yang enak banget (terutama buat yang laper) kalo terbuat dari telur-telur yang segar dan baik. Tapi gw pernah bikin omelet dari 4 telur, dan ternyata waktu gw pecahin telur ke 4 dan tercampur dengan 3 yang lain, telur ke 4 itu udah busuk. Wakzzz..., Apa temen2 ada yang mau omelet dari 3 telur bagus dan 1 telur busuk..??

Tentu ga akan ada yang mau, because the 4th egg, has made the whole things going bad. Yup, si telur busuk tadi udah mempengaruhi/ merusak telur-telur yang baik. Dan kabar buruknya adalah : Omelet itu ga bisa jadi telur lagi. 

Ilustrasi di atas, ga jauh beda dengan relationship yang kita alami dengan teman-teman kita, termasuk juga dalam pernikahan. 

Relationship hanya bisa seindah dengan siapa kita menjalin hubungan itu. Kalo dalam pernikahan sudah diaduk menjadi satu, dan jika baru ketahuan kalau telur yang satu busuk dan mengalahkan telur yang baik... owww... that's terrible. 

Now, kita lihat pada ayat di bawah ini, ayat yang mengawali tentang relationship antar manusia.
Kejadian 2:18 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." 
King James Version : And the LORD God said, It is not good that the man should be alone; I will make him an help meet for him.

Jika manusia seorang diri / Alone : Tuhan katakan itu "Tidak Baik".

Seorang diri = alone /sendirian, bukan single. Manusia yang Alone artinya : sendiri saja, eksklusif, terisolasi, menyendiri, tersendiri, tidak ada teman. Ini adalah kondisi yang tidak baik. 

Mengapa TIDAK BAIK jika manusia seorang diri saja?? 

Here's the reason: 

1. Karena KASIH. Sifat dasar dari kasih adalah MEMBERI, to give. God is Love, jadi supaya Tuhan bisa mengasihi maka Tuhan menciptakan manusia agar Tuhan bisa mencurahkan kasihNya.

2. Karena untuk memperoleh keturunan, maka harus berpasangan dengan lawan jenisnya.

3. Karena talenta dan kemampuan kita dapat dikembangan sendirian saja. Tetapi untuk mengembangkan Karakter, diperlukan orang lain! Betul khan? 
You see guys? It's not good for a man to be alone (sendiri, eksklusif, menyendiri, tidak berteman)

But it's good to be SINGLE!

SINGLE artinya: tunggal, whole, utuh, complete, terpisah, unik (English Dictionary), whole, unique, undivided. 

Tuhan tidak bilang : It's not good to be single, tapi yang Dia bilang : It's not good to be alone. 

Adam = adalah pribadi yang Single, artinya complete, utuh, sempurna. Dikatakan "Allah melihat segala yang dijadikanNya itu sungguh amat baik". Ini berarti Adam adalalah pribadi yang utuh, single, complete, and nothing wrong with Adam as his person. Tidak pernah dikatakan bahwa Adam sibuk mencari pasangan untuk mengisi kekosongan jiwanya. Tidak !! 

Yang tercatat adalah : Adam mengusahakan dan memelihara Taman Eden, sendirian 'bo ! Termasuk kerjaan yang mahaberat, yaitu memberi nama segala mahkluk hidup yang ada di bumi. Begitu sibuknya dia, sampai Adam enggak sadar kalo dia perlu teman. Tuhanlah yang bilang, bahwa "It's not good for a man to be alone". Adam sibuk, concern dgn pekerjaannya sehingga dia tidak merasa membutuhkan teman. Inisiatif berpasangan, justru datangnya dari T u h a n. 

Perhatiin deh, pada saat Adam setia menjalankan panggilannya, maka Tuhan kasih bonus yaitu Pasangan Hidup. Nah, temen2 dah pada setia belom nihh? Hehe... Ayo kita setia, maka yang terbaik pasti Tuhan sediakan buat kita. 

Waktu Tuhan menciptakan Hawa, wanita diciptakan BUKAN untuk membuat Adam menjadi complete. Why? Krn Adam sudah complete sejak sebelum dia ketemu wanita. Tujuan penciptaan wanita, sebagai penolong bagi Adam. The Lord said, "I'm going to make him a helper". 

Ilustrasi nya gini : Untuk mengangkat meja sendirian, bisa dilakukan.
Tetapi dengan adanya penolong, maka akan membuat segala sesuatu menjadi lebih mudah, right?
Sekalipun saat itu Adam masih sendirian (alone), tetapi dia tidak merasa kesepian. Temen2 perlu ingat bahwa alone, belum tentu kesepian / lonely. 
Adam memang tidak kesepian krn ada Tuhan di situ, tetapi jelas bahwa Tuhan bilang "it's not good for a man to be alone".

'SINGLE'NESS

Guys, Kapan kita tahu bahwa kita siap untuk menerima pasangan? Yaitu pada saat kita merasa tidak membutuhkan pasangan, karena disitulah kita merasa Complete. Adam telah membuktikannya. Hawa datang bukan pada saat dia sedang sibuk sana-sini mencari pasangan. Tuhan memberikan pasangan, justru pada saat Adam ada dalam kondisi terbaik, saat sedang complete, utuh, single dan menikmati panggilannya. 

Singleness, adalah suatu tahapan yang harus dicapai oleh setiap orang yang akan menikah.

Hanya orang yang SINGLE, utuh - complete - matang - unik - secure - aman, hanya Single person yang siap masuk ke dalam arena pernikahan. Sebab pernikahan seharusnya terjadi antara two single persons, antara laki-laki yang utuh dan wanita yang utuh. Tetapi seringkali faktanya, pernikahan terjadi antara dua orang yang saling tidak utuh, yang saling mencari keutuhan dari diri pasangannya masing-masing. 

Ilustrasinya gini : Ada dua gelas berisi air yang tidak penuh, diibaratkan sebagai seorang individu.
Pada masa pra nikah, seringkali seseorang berkata "ohh..., kekasih saya adalah orang yang bisa memenuhi hidup saya" atau "bersama dengan kekasih saya, hidup saya menjadi utuh / complete". Faktanya adalah : setelah yang gelas yang satu mengisi gelas yang lain, apa yang terjadi? Maka salah satu dari gelas itu akan menjadi kosong! 

Temen-temen, pernikahan tidak akan menjadi baik kalau ternyata kita mendapatkan orang yang tidak single / tidak complete / tidak utuh. Perbuatan yang salah, jika kita mencari seseorang yang bisa mengisi kekosongan dalam hati kita. Bahkan, beberapa diantara kita mungkin udah mulai mencari-cari orang lain yang bisa mengisi kekosongan dirinya, sejak dari kecil...!! SMP mungkin? 

Matius 22 :39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah : Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Yesus berkata, supaya kita bisa mengasihi sesama kita, baik itu pasangan kita, isteri/suami kita, maka kita harus bisa mengasihi diri sendiri. 
Tidak bisa mengasihi dirimu sendiri = tentu tidak bisa mengasihi sesamamu manusia. Perlu dicatat bahwa mengasihi diri sendiri: bukan berarti selfish, self center, atau egois, melainkan menjadi utuh, complete, dan Single!! 

Lantas bagaimana caranya mengasihi dirimu sendiri:

1. Mengenal diri kita sendiri. Do you know who you are ? 
Do you know why you are in God? 
Do you know why you are here? 
Do you know your identity? 
Yesus adalah pribadi yang mengetahui siapa diriNya, sehingga Dia bisa mengasihi orang lain. (Yoh 14:6, 10:9, 10:11, 6:35, 8:12, 11:25) 

2. Menerima diri kita apa adanya, artinya kita memiliki gambar diri yang telah dipulihkan dalam Kristus. 

Pernikahan yang tidak baik ialah dua individu yang tidak bisa mengasihi diri sendiri, tidak mengenal dirinya sendiri, tidak bisa menerima dirinya sendiri, tetapi berusaha untuk saling mengasihi.
Lihat contohnya di Sinetron. 

Beberapa relationship pra nikah atau malah pernikahan, sebetulnya "mengosongkan" diri kita, atau "dries you up", atau membuat kondisi kita menjadi kering, yaitu pada saat pasangan kita berusaha memenuhi kekosongan dirinya. 

Jika pasangan kita sedikit-sedikit telpon kita dan bilang, "Knapa sih elo gak telp gue?", atau sedikit-sedikit "Knapa sih elo ga perhatiin gue?", atau "Kenapa sih elo enggak seperti yang lain?" 

Sesungguhnya, kalau kita Single (complete, utuh, whole), maka kita tidak segitu butuhnya diperhatiin, karena kita bisa mengasihi diri sendiri dan siap mengasihi orang lain. Yesus adalah pribadi yang tahu persis siapa dirinya, apa tujuan hidupnya, dan kenapa Dia ada di muka bumi ini. (Yohanes 8:14) 

IT'S MORE IMPORTANT TO BE SINGLE

Ternyata jika ditelaah lebih jauh, lebih penting untuk menjadi Single lebih dahulu ketimbang menikah. Adalah lebih aman untuk tidak menikah lebih dahulu, daripada menikah tapi kita belum menjadi single. Hal yang paling berbahaya dalam pernikahan adalah orang yang tidak Single/utuh, menikah dengan orang yang tidak Single/utuh. Itulah penyebab perceraian dan memudarnya kebahagiaan dalam pernikahan. 

Ilustrasi : Masih mending kalau gelas tadi berisi 50% : 50%. Yang lebih parah, jika yang satu dalam kondisi yang dibawah 50%. Jika individu yang satu tidak bisa memenuhi yang lain, maka pasangannya akan mencari orang lain, yang dianggap bisa memenuhi kekosongan dirinya dan terjadilah perselingkuhan yang berujung pada perzinahan. 

Lihatlah pada realita yang ada, orang yang tidak utuh/complete/ single menikah dengan yang tidak utuh, maka tinggal menunggu waktu saja dan dalam hitungan jari, tahun2 pernikahan mereka akan segera berakhir.

It's more important to you to be SINGLE first, then get married. 

Kalaupun sekarang kita belum get married, yang terpenting kita menjadi SINGLE, maka dengan demikian kita tetap bersukacita. Sebab, orang yang tidak SINGLE, tidak utuh, tidak dapat menguasai dirinya (Amsal 25:28). Bagaimana mungkin orang yang kosong / tidak utuh akan dapat mengendalikan dirinya? Dia hanya bisa mengendalikan sebagian dari dirinya, tidak sepenuhnya. Tentu saja, hanya orang yang Single, yang complete / penuh / utuh, akan dapat mengendalikan hidupnya. 

READ THIS :
Orang yang tidak utuh/complete, tidak dapat memberikan apa-apa untuk pasangannya karena memang tujuan awal dia mencari pasangan adalah selfish, hanya untuk mengisi kekosongan dirinya sendiri. Pasangan seperti ini hanya akan banyak menuntut, banyak minta diperhatiin dsb. Dia akan mengganggu konsentrasi hidup kita, pekerjaan, karier, bisnis dll. This person will dries you up. 

IT'S A WRONG MYTH

Mitos yang keliru ialah : Menikah adalah kunci menuju kebahagiaan, seakan belum lengkap kalau belum menikah. Ini menyebabkan kebanyakan orang sejak muda berpikir untuk mencari seseorang, untuk mengisi kekosongan d i r i nya. 

It's completely wrong, guys. Why ?? 
Karena kekosongan hidup kita hanya bisa diisi oleh Tuhan. Makanya Tuhan Yesus bilang, "Seek ye first the Kingdom of God ", Mat 6:33. 
Tuhanlah yang seharusnya menjadi pusat, sumber dan inspirasi untuk mengisi kekosongan hati kita. 

Kita semua tahu, bahwa kita tidak perlu menikah untuk menjadi complete. Pernikahan tidak selalu menambah urapan dalam diri kita, tidak selalu akan menjadikan kita sebagai berkat bagi orang lain. That's not the point of a marriage. Kepenuhan panggilan kita hanya bisa didapat di dalam Tuhan, yaitu pada saat kita tahu siapa diri kita, kita bisa menerima diri kita sendiri, kita tahu kenapa kita ada disini, dan kita memahami apa tujuan hidup kita. 

Kunci menerima kebahagiaan yang sebenarnya adalah : Apabila kita menjadi single/utuh/ complete, mengenali siapa kita di dalam Tuhan dan mengetahui tujuan hidup kita, baik dalam keadaan menikah atau tidak menikah. Ada orang-orang yang masih sendirian, belum berpasangan/ menikah, tetapi dia tidak pernah merasa kesepian karena dia Single, utuh/complete dalam panggilannya. Tidak dipungkiri, bisa saja sewaktu-waktu ada keinginan memiliki pasangan, tetapi keinginan itu tidak pernah membuat dia menjadi goyah dan tetap maksimal dalam panggilannya. 

SEKALI LAGI : HANYA BISA DIISI OLEH YESUS
Banyak orang yang sendirian tapi dia belum utuh/kosong/ sepi, hidupnya banyakdiisi dengan usaha-usaha utk memenuhi kekosongan dirinya dan menjadi orang yang sibuk sana-sini mencari tulang rusuknya. Cobain sana, cobain sini, lirik sana-sini, jadian sana-sini, putus sana-sini, parah deh pokoknya. Jika dia menikah, bisa jadi dia malah akan merusak pasangannya jika pasangannya adalah orang yang Single. 

Ingat ilustrasi omelet. Telur yang busuk akan merusak telur yang baik. Nahh, jika pasangannya tidak Single/utuh, wahh... akan lebih parah lagi. Mereka akan saling mengeringkan, saling menuntut, saling menyakiti dan tidak dewasa, dan akan berakibat pada ketidak-bahagiaan dan perceraian. Guys, sekali lagi pahamilah, bahwa rasa kesepian dan tidak utuh, TIDAK BISA DIISI OLEH PASANGAN KITA, melainkan hanya oleh Tuhan Yesus. 
(maka layanilah Tuhan, cari dulu Kerajaan Allah, ikutlah kegiatan2 Gereja, berikan dirimu; perhatianmu, usaha kreatifmu dan waktumu... maka yang lain2 akan ditambahkan bagimu...) 

Justru pernikahan yang sempurna, hanya bisa dilakukan oleh dua orang Single, yaitu mereka yang telah utuh dan complete. Mereka berdua tidak akan saling mengeringkan, tapi saling memberi pujian, saling mendukung, saling menunjang dan tidak saling menuntut. These two Single persons akan menghasilkan sesuatu yang baik, kekuatan yang baru, berkat bagi sekeliling, dll. 

Tidak heran jika setelah pernikahan, maka baik sang pria maupun sang wanita, akan menjadi individu yang semakin berkualitas, yang mengalami kepenuhan panggilannya di dalam Kristus. Berbahagialah kita jika menikah dengan pribadi yang Single, pribadi yang utuh/complete, punya kedewasaan dan panggilan dalam Kristus. 

Remember:
Hubungan kita hanya sebaik dengan siapa saja yang terlibat dalam hubungan itu.
To be single should be the goal of every person.
Dan entah kita menikah atau tidak, sudah menikah atau belum...., STAY SINGLE !!

Sumber: Pastor Jeffrey Rachmat's preach

Monday, 28 January 2013

random ajah ;p

HGRB aka Hot Guys Reading Book.
agree.. most of them looks hot when reading. ;p aura nya itu loooh.. *gemes* 

-reading is sexy. cekidot http://hotguysreadingbooks.tumblr.com/

The world is more than just you hear, or see in picture, you can FEEL it, just don't lock up yourself.

It's hard to be a mom, just look at my mom.
it can't be measure by anything. that's why i want to be a mom. :D


"orang yang mengasihi Tuhan pasti membenci dosa,
orang yang mencintai dosa pasti membenci Tuhan." - Pdt. Stephen Tong.


If you think about new year resolution, about future,
don't forget to list down about Death. B'coz it is the future.
 

Like an oasis, God's goodness is found in dry and difficult places. -ODB

klo masih gagal dlm hal2 kecil, kapan Tuhan kasih hal2 besar.?
•instropeksi dan berjuang• #OraEtLabora 

Quote : teman itu menerima apa adanya.
Fact : jadi temen itu susah, *apalagi jadi pacar* #eeeh 

Belakangan terpesona dengan pria2 beristri yang berperilaku gentleman
aiih.. *suami orang itu*, maybe karena punya byk temen se-umur
and sekalangan, jadi jarang dapet perlakuan as lady.
atau gue yg ke-tomboy-an ?. huh?

When they get isolated, it means really isolated, that's why it called isolated.
so just please sent the help..! - #banjirJakarta.


sometimes, they have their own mind, and I have my own mine also.

"if you want to go fast, go alone ;
if you want to go far, go together" - Warren Buffet 

Public Display Affection = LUST is SIN..! means you don't respect the woman,
 neither GOD (who create her..!) public or private dua2nya juga DOSA, selama blom married. kalo nga tahan udah kawin aja sana..!
#geregetan liat yg nga tau diri.


hidup itu bukan untuk menyenangkan orang laen, krn kalo iyah brarti hidup kita nga beda jauh sama badut. yang pake topeng, dan penuh kepura-puraan. hidup itu harusnya menyenangkan Tuhan, karena menyenangkan Tuhan itu nga bisa pura2. #life #lesson

once in a year go outside, see the world see the new perspective of life. 

egois itu akar segala masalah.


GOD TIMING IS PERFECT- EVERYTIME! - ODB

harga sebuah panggilan itu seharga nyawamu - by somebody

Appreciate and respect on man who respecting woman.

One step closer, I pray, to the most productive, fruitful season of my life.
If I live, perhaps. If I die, for sure - John Piper.

Life start not from a dream, but a vision,
because dream will disappear, but vision will get clear. - B.J Habibie

Monday, 31 December 2012

membandingkan dan dibandingkan

end of 2012. lots of moment. instant flashing back. and surprisingly awe by God.
Selalu ada hal yang gue masih harus terus belajar, terutama dalam hal "earthly thing" ini. People change and I have to admit it. Me, changes? Yes, a lot, and people (friends and fams) have to admit it either. It's good to be change, moreover to be better. but whose point of view "good" is? this is hard to explain.

Setiap orang pasti punya penilaian. Pas abang gue pacaran, dan gue nga kenal pacar nya, no negatif think just want to wait and see, tapi udah pasang minded defense. hahaha. entah knp defense aja (same like i'm doin to his 1st girlfriend). gue nga pernah ngobrol langsung sama dia. cmn temen2 gereja aja yg cerita and ngasi tahu. Bahkan abang gue sdr nga pernah cerita apa2 ttg pergumulannya, cmn tiba2 ngasi tau udah jadian, that's the "menyebalkan" things. Itu yg bikin gue rada kesel and langsung self defense, no adaptation just suddenly came. Walaupun gue tipe orang yang gaul kemana2, ternyata gue nga se-open heart- itu. setiap lingkungan baru selalu mendapat tanggapan defense dari diri gue (bukan negatif, tp defense) cth pas masuk ktr baru, group baru di gereja. Pasti gue akan diem dan nga akan banyak ikut campur nah after long time (nga tahu brp lama) baru bisa enjoy and open-heart to everything.

Temen2 gue cukup terbuka, mereka kasih opini ttg pacar koko gue ini. dan gue cuman bisa analisa sdr yang dimana gue tahu itu nga objektif. hahaha.. seharusnya pacarnya ini bisa gue accept apa adanya. The problem is my own brother. gue makin sebel ketika temen gue pernah dikasi tahu kalo salah satu alasan abang gue pilih dia jadi pacar karena : mirip erni, lucunya, ngambeknya, mukanya. DAMN..! I hate it, really hate it. much more like sister complex. I don't like to be compared.! dan gue yakin kalo pacarnya tahu.. itu pasti jadi masalah besar, she will be hurt very much. (oh iyah fyi, pacar koko gue younger 11years, which is 7 year younger than me). Somehow, within myself I want to change, to be more vicious, more independent, more away from those cuteness, just want to get away from those similarity. Jadi deh family and temen gue kena semprotan dan judes2nya gue. hahaha... sorry friend, I didn't mean to. Last time gue pake alasan PMS. hahaha *sly*.

Makin hari gue membandingkan diri gue going better in one thing, but doing worse in another thing. Makin dipikir2, gue ternyata sangat membandingkan diri..! dan makin dipikir lagi.. siapa seh yang nga pernah ngebanding2in dirinya dengan orang laen..? this "COMPARE" thing is SICK..! byk hal yang gue bandingin belakangan ini. Gue baca novel, singkatnya itu novel bikin gue pengen punya cowo kaya yang dinovel itu, karena jarang nemu cowo gentleman kaya gitu disekitar gue -compare satu-. sesama desainer di ktr gue beli Galaxy Note, dan gue mulai iri membanding2kan berapa seh gaji mereka, koq bisa yah, gue aja masih pas2an walaupun gue kaga kost, masih single, pulang pergi kantor dianterin -compare dua-. knp seh gue harus disama2in sama pacarnya koko gue -compare tiga-. duuuh... koq dia bisa seh kurus turun 10kilo, gue makin lebar aja -compare empat- haiizz dia enak banget seh jalan2 mulu keluar negeri -compare lima- dan lain-lain-lain-lain.

first thing : COMPARE, and then come : ENVY, and then come : ANGRY and MAD+SAD
yeaaah.. mencari akar masalah itu gampang koq, bahkan jawaban untuk masalah gue itu udah ada : elo musti bersyukur dan nga perlu banding2in sama hal yang manusiawi. Jawabannya gampang khan, cara melakukannya gimana?? that's not as easy as you think, apalagi kalo hidup loe jauh dari Tuhan. I haven't solved this problem, even I know how to solve it.

yaah.. in the end, minjem kata2 guru gue "still a sinner"
have a nice new year, gue mau review 2012 and create new resolution 2013. arrivederci.

Tuesday, 27 November 2012

7 Dosa mendatangkan Maut

Hellow.. :D

Share berkat dari seminar "7 Dosa Mendatangkan Maut' yang di bahas oleh Pdt. Yohan Candawasa. Anyway, he is one of my fav preacher, i have his books. (and byk yg blom dibaca). Untuk versi lengkap gue attached file rekaman seminarnya. Seminar ini sudah mengubah gue dan semua pendengar seminar, mudah2an bisa memberi new perspective of Gods love. gue akan nulis dengan gaya gue dan pemahaman gue, mudah2an nga bikin bingung yah.

Yohanes 4 :1-20
Ayat diatas itu dibaca, (buka Alkitab mu SEGERA). Nah udah? okey, gue mulai. Ayat diatas mengisahkan tentang Tuhan Yesus yang meminta air kepada seorang perempuan Samaria, namun perempuan itu heran knp seorang Yahudi meminta kpd Samaria (Samaria dan Yahudi tidak bersahabat). Yesus menjawab nya bahwa Ia akan memberi Air Hidup dan engkau tidak akan haus lagi, lalu setelah perbincangan akhirnya perempuan itu mau diberi Air Hidup, dan Yesus menyuruhnya memanggil suaminya, lalu mengakulah perempuan itu dia tidak punya suami, tapi Yesus menegaskan bahwa dia punya 5 suami, dan yang saat ini ada bukan suaminya.

Kalo diperhatikan, ada 2 hal penting yang terjadi pada hidup perempuan Samaria ini:
1. Haus : perempuan ini mengalami "kehausan" kasih sayang, rasa aman, kesepian, pengakuan, kekuatan.
2. Pola berulang : menikah > haus tidak terpuaskan > cerai > ketemu yg baru > menikah > tidak puas > cerai lagi. > ketemu lagi  sampe 5 kali, dan saat itu sudah ada yang ke-6
mungkin suami yang pertama tidak bisa provide rasa aman, suami kedua melakukan KDRT, suami 3 miskin, dst, tidak pernah bisa memuaskan kebutuhan dan rasa dalam diri perempuan ini.
Sama seperti dosa, bentuknya selalu REPEAT karena menjanjikan "kepuasan".
Pada dasarnya manusia itu ranting, dan Tuhan adalah pokok (pohon nya). namun sejak kejatuhan manusia kedalam dosa, manusia berusaha sedemikian untuk mandiri, maka berubahlah ranting yang jatuh ke tanah dan tumbuh jadi Pohon. kalo dipikir2 bener juga, ibarat tanaman di cangkok / di stek, ranting jatoh trus numbuh jadi pohon yang baru. seperti itulah hidup manusia. jatuh dan berusaha berdiri sendiri > MANDIRI


kejatuhan manusia itu membuat manusia jadi haus, ada yang kosong dalam jiwa, ada 6 bentuk kekosongan dalam jiwa :

Untuk mengisi kekosongan tersebut, manusia mengejar berbagai cara :
1. FEAR / Takut  >> rasa aman
2. SHAME  >> mencari pujian / pengakuan / kemuliaan
3. GUILTY  >> pengampunan
4. REJECTED  >>  pengakuan, nama besar.
5. LONELY  >> pendamping
6. POWERLESS  >> harta, ilmu, keberdayaan.

6 hal diatas menjadi dasar kekosongan jiwa yang bisa beranak cucu, tapi secara umum 6 hal itu adalah akar sumber kekosongan, akar pohon hidup kita.
Pattern of SIN, sama seperti perempuan Samaria, kita pasti mengalaminya :
Jatuh - menyesal - minta ampun - rekomitmen - jatuh lagi - menyesal lagi - rekomitmen- jatuh lagiiii dan terus berulang-ulang. Ada yang bilang ini lingkaran setan. karena hanya ini yang bisa dilakukan sebagai anak Tuhan, terus2an jatuh (karena masih pakai daging yang berdosa) dan terus2an sadar, bertobat dan jatuh lagi. Pada dasarnya kita harus FILL THE EMPTINESS.

kalo kita terus2an jatuh dalam dosa, sebenernya APA YANG DOSA BERIKAN..? kenapa kita bisa terima  iming2 dosa yang katanya bisa "memuaskan" jiwa.? pertanyaan yang kalo kita bisa tahu jawabannya, belum tentu kita bisa lepas dari dosa. kalo dalam jiwa kita 6 kekosongan itu diisi dengan dosa, makan nga heran buah yang dihasilkan juga adalah dosa.

kekosongan hidup itu berasal dari KEMANDIRIAN (self centered, ke-egoisan diri)
ketika manusia merasa disinya mandiri, dia akan berjuang sendiri mengisi 6 lubang kosong itu dengan segala cara, dan isi nya itu tentu saja membentuk aspek2 hidup :
>> Konsep diri : bagaimana dia memandang hidupnya, berharga / minder / tenar / kaya / miskin.
>> Kepercayaan palsu : terkait standar hidup, misal : punya mobil itu sukses, punya pesawat itu hebat.
>> Pain :  stress, dan cenderung utk mengatasi dgn media (rokok/narkoba/gossip/shopping/socmed)
>> Kapasitas personal : talenta yang disalah gunakan.
>> Habit : berulang2 dan meng-kristal didalam diri.
Standar manusia berdosa = segala sesuatu yang menguntungkan diri

Kekosongan muncul karena manusia memisahkan diri dari Allah, dan manusia mencari subtitusi Allah, subtitusi itu sifatnya terbatas (karena buatan manusia), jadi bagaimana mungkin subtitusi itu bisa mengisi kekosongan?? hanya Allah yang adalah pencipta, dan Dia yang tidak terbatas yang bisa Fullfill the Emptiness.


Kalo lihat gambar diatas, jadi kalo kita pohon, akarnya tuh seperti itu.. lebar, kuat, dalam dan bolong2. dan akar paling dasar adalah kemandirian itu. kemandirian itu menimbulkan KESOMBONGAN.
1. kesombongan adalah dosa pertama yang disebut2 sebagai dosa yang mematikan. karena kesombongan itu tidak berasal dari keburukan, tapi dari keberhasilan. seseorang yang berhasil, dia pasti akan SOMBONG. dan itulah akar segala dosa.
2. Hawa Nafsu adalah dosa berikutnya. (seperti dosa perempuan Samarian diawal)
3 - dst tidak dibahas :D better baca buku Billy Graham yang judulnya 7 Dosa yang mendatangkan Maut.

Solusi yang salah :
Membereskan buahnya. Kata orang kalo kita suka marah2, maka kita harus belajar bersabar, dan mulai berucap yang baik2. tapi kalo "dalamnya" belom beres, kemarahan ditahan seperti apapun, suatu saat akan meledak dan itu nga menyelesaikan masalah. Apapun itu, kita nga bisa beresin dosa dengan cara memotong buahnya.  

Hukum Taurat ditulis untuk menyatakan dosa, bukan untuk membereskan Dosa. lalu siapa yg bisa membereskan Dosa? kita harus check list ke "dalam" akar hidup kita. :
Apa yang dosa ini tawarkan??
Kenapa saya butuh dosa ini??
Kenapa dosa ini bisa mengisi kekosongan saya??
Kenapa Yesus tidak bisa mengisi kekosongan itu? seharusnya kasih Allah itu cukup.
Mazmur 139 : 23-24 : minta Tuhan menunjukkan, periksa mana yang salah, dan akhirnya Allah yang mengisinya.

Kasih Allah itu CUKUP, manusia seringkali salah isi, yang masuk bukan Kasih Allah, tapi pengertian manusia, sehingga tidak pernah cukup.

Bertumbuh dalam Firman Tuhan itu terbalik, dari yang sangat bergantung pada kemampuan diri, jadi sadar hanya bisa bergantung pada Tuhan. Allah adalah pohon, dan manusia adalah ranting.

Kalau kita terima Anugrah, itu bukan karena usaha, tapi pemberian Allah. Keselamatan yang kita terima selalu menjadi utang, dan nga bisa dibayar. Dosa itu nga bisa dikalahkan, karena kalo bisa kita nga perlu Anugrah, nga perlu Tuhan.


gue yakin pasti pada nga ngerti blog ini.. soalnya gue bukan bercerita, tapi nulis point2 yang gue dapetin. hahahaha... soooooo.... wajib dengerin isi Seminarnya yah...

10.11.12 - Seminar SABAT X - 7 Dosa Membawa Maut - Pdt.Yohan Candawasa
[1]  http://db.tt/k0HPu7Sx
[2]  http://db.tt/8REYlqhj
[3a] http://db.tt/nWv4COsK
[3b] http://db.tt/5zsV3laI

Jangan takut sama DOSA, tapi takutlah sama TUHAN. GBU all..!

Saturday, 3 November 2012

When I will be Ready?


This is about my relationship with God. Gue bisa bersyukur dan think positif untuk banyak hal yang telah gue terima (baik dan buruk) dari Tuhan, tapi gue belom bisa memberi banyak untuk Dia, itu kondisi gue sekarang. kata "belom" gue pake karena *setelah dinilai* ternyata gue memang "belom" capable. Akhir bulan lalu seorang guru yang gue layani memberi kesaksian, disekolah tempat dia mengajar ada murid yang kerasukan setan, singkat cerita dia mendoakan murid dan pergilah roh setan itu, dan sekarang guru ini ketakutan karena beberapa murid muslim pindah ke agama Kristen, dan takut orang tua murid yang nanti pasti akan mengancam. The point is dia ketakutan. Guru yang laen memberi support, dan kalimat2 berikut membuat gue ke"gaplok" : 
"itu namanya pekerjaan Roh Kudus, bapak jangan takut, kita doa minta Tuhan kasih kekuatan, biar Roh Kudus juga yang bekerja, bukan kekuatan manusia" another answer
"waah, jangan takut pak, malahan kalau boleh saya yang mendapat situasi seperti itu, justru karena ada situasi seperti itu kita malah makin bisa menunjukkan siapa Allah kita kepada mereka"
dan saat itu sambil dengerin mereka... gue membayangkan posisi guru itu dan berpikir gimana gue kalo dihadapin masalah begitu yah? ya ampun, untung bukan gue yang mengalamin. gue memilih jangan ada disana, ato jangan muncul kalo ada kejadian itu dideket gue, ato gue mundur, suru aja yg laen maju. yeeep.. ke "gaplok" dan berasa lemah, gue blom dikasi pencobaan seperti itu aja udah lemes. Gue cuman orang Kristen yang suka maen di zona aman.

Belom lewat sebulan ada satu pengalaman lagi yang membuat gue aaarrgghh.. Where is God position in my life, TOP priority or second, or third, or forth or so on? It just happened. gue lagi minjem satu buku novel, temen gue bilang bukunya bagus, tapi agak vulgar. gue penasaran, hari pertama baca dan gue tidur jam 4 subuh, yupp.. emank ceritanya bagus, riddle gitu dan yup bener kata temen gue itu cerita vulgar. disono gue udah "ngeh" kalo gue bisa belai2n baca novel sampe jam 4 subuh di hari kerjaaa daaan gue nga bisa begitu kalo baca Alkitab. bahkan saat ini bacaan Alkitab tahunan gue ketinggalan 2kitab. dan pas gue jaga showroom bawa novel itu. gue baca dan pas bagian seru plus vulgar, pas OB gue duduk disamping ngajak ngobrol dan terjadilah perseteruan imajinasi antara mahkluk bertanduk merah dengan mahkluk bersayap disekeliling gue. kira2 begini kalo gue nulis gaya novel :
OB : "mba erni kalo hari minggu kemana?" (semua obrolan pake logat jawa medok)
(tanpa menoleh, mata tetep melekat pada novel, dan sadar itu nga sopan ngomong tanpa melihat wajah lawan bicara, gue jawab dengan polos dan singkat)
gue " kegereja"
OB : "oh, mba erni ke gereja jam berapa?"
gue : "agak siang gitu, stgh 11"
OB : "sampe jam berapa mba?"
gue : "jam 1 kurang lah" (sambil tetep baca dan mulai merasa annoyed.)
OB : "oh kaya saya sholat jumat yah, mulai jam 11 kelar jam 1"
gue : "saya dari stgh 11 mas." (mulai nengok liatin dia sambil senyum maksa)
OB : "mba erni digereja ngapain?"
gue : "yah ibadah" (ini OB nanya nga penting amat seh, nga liat gue lagi sibuk yah)
OB : "ada ceramah gitu mba?"
gue : "hooh" (sambil berpikir apa gue cut aja suru dia jangan ganggu gue lagi baca)
OB : "ceramah tentang nabi Musa yah?"
gue : "hhmmm." (tiba2 konsentrasi baca gue buyar, dan merasa ada sesuatu, tapi nga tahu apa) "oh iyah Nabi Musa juga ada di Alquran khan?"
OB : "iyah ada"
(trus dia diem, gue langsung balik ke novel mulai baca lagi. nga nyampe 1 menit dia nanya lagi) 
OB : "itu siapa ya, yang di pententeng" (sambil memperagakan tangan membuka tapi posisinya sikut ditekuk, tapi muka liat ke luar showroom)
gue : "heh? siapa?" (dgn nada kesel, sambil liatin kedepan, balik liat dia, sambil bengong, beneran nga ngerti maksud dia sama sekali, dan gue tutup novel itu)
OB : "itu yang di petenteng.... ituuu.. nabi... " (tetep dengan pandangan kedepan showroom, nga liat ke gue, apa dia balas dendam karena gue cuekin?)
gue : (berpikir keras, nabi di petenteng, tangan nya begitu? koq agak mirip Yesus disalib yah) "Nabi Isa..? Isa Almasih ?"
OB : (dengan muka senang dan baru berani liat gue) " nah ituuu... kalo di tempat mba erni namanya siapa? je.... jesus yaah?"
gue : "iyah Yesus" (gue got the red line, this is it.. pintu terbuka mengenalkan Tuhan Yesus ke dia)
OB : "dia kenapa tuh? koq di pententeng gitu?"
(gue berpikir keras gimana cara paling sederhana menjelaskan arti penyaliban yah. sambil mikir dia nanya lagi:)
OB : "emank dia salah apa mba?"
gue : "dia nga salah, dia disana itu menebus dosa manusia"
OB : "trus itu siapa yg bikin dia begitu? musuh dia? orang jahat?"
gue : (berpikir makin keras) "hhmm.. bukan musuh. yang berbuat itu manusia yang berdosa" (dan gue sungguh blank mau jawab apa)
OB : "trus dia mati?"
gue : " iyah dia mati, tapi abis itu dia hidup lagi"
OB : "loooh, hidup lagi?"
gue : "iyah, dia mati, supaya bisa turun ke kerajaan maut, disana dia kalahin maut, naaah maut kalah, dia hidup lagi, bangkit." (ya Tuhan, mudah2an dia ngerti)
OB : "oh begitu yah, tapi yang aku denger nga gitu loh, beda ceritanya"
gue : "emank yang mas tahu kaya apa ceritanya?" (penasaran, pasti cerita versi ajaran agama dia, soalnya gue nga tahu tentang Isa versi Islam)
OB: "yang aku baca yah, dia tuh di petenteng, trus sebelum dia mati, Allah (ouloh) ambil dia, diangkat ke langit, trus yang di penteng itu diganti sama orang laen, jadi nabi Isa nga mati, tapi langsung diangkat." (gue menangkap bahwa, jiwa nya nabi Isa diangkat, tubuh nya tetap dan diganti jiwa laen.)
gue : "oh gitu, beda yah... kalo di saya dia beneran mati. abis itu bangkit lagi"
OB: "oh gitu"
daaaan pembicaraan pun berakhirrr.. dan gue merasa gagal... gue cuman menjelaskan dengan tidak lengkap dan tidak jelas, bahkan tidak finish, gue kebingungan mencari kata2, kebingungan mendeskripsikan, untung nya gue nga takut (cman bingung.) hahahaha. point penting tersampaikan : Yesus mati, bangkit menebus dosa manusia. tp gue nga tantang dia terima Kristus.

Gue belum ready karena gue nga pernah mempersiapkan diri untuk ready. gue pengen pelayanan di bidang misi, mengenalkan Tuhan pada orang-orang disekeliling, tapi gue nga ber-action. dan lebih parahnya gue nga mempersiapkan diri. Nga tahu khan kapan bisa ada orang tiba2 "mancing" kaya OB gue. giliran kena pancingan gue malah nga bisa berperang. not ready is bad, gue rasa Tuhan kecewa sama gue. selama ini gue ngapain? teori banyak tapi nga pernah praktek. sekarang gue menghibur diri sendiri, menganggap pembicaraan sore itu adalah opening, akan ada kesempatan kedua ngobrol lagi sama si OB membahas masalah rohani. tapi kapaaaan? sukur2 ada kesempatan itu, kalo enga??? aarrggh.... regrets.

another 2 moments lately.
mgg lalu gue sama temen kantor pergi brenang. ada 2 cewe, yg 1 muslim yg 1 kristen. after berenang, di sono ada 1 keluarga Arabian. dan terjadilah moment ini, anak2 dari keluarga Arab itu lari menghampiri gue, ada 4 anak. paling gede cewe mungkn hanya umur 10-12 tahun. paling kecil sekitar 4-5 tahun. anak2 itu berani. dia menghampiri gue pertama kali sambil lari2, dan senyum2 menyapa 
kids 1 : "hello" (big smile on face)
me: "hello.."  (try to put a sweet smile *maksa*)
kids 1 : "what's your name?"
me : "my name is Erni"
kids 1 : (confuse hearing my name, try to repeat) "e...eeeyni"
me : "err...niii.." (slowly spell my name)
kids 1 : (repeating) "errr.niiy.."  (then give me a very big smile) "are you muslim?" (with expressive face)
me : (shocked, never asked like that) " uum.. noope.." (hope she didn't aggrieved)
kids 2 : (questioning same question) "are you muslim? muslim? muslim?" (asking very aggresive)
me : (laughing) "nope.. I'm Christian" (okeeeey.!! saat itu gue merinding menyebutkan Christian didepan mereka, claiming my self Christian)
kids 2 : (speaking Arabian to me, sounds like they don't understand what words Christian means)
me : "I'm not muslim, I'm Christian" (2 temen gue nyamperin, dan gue nunjuk yg muslim sambil bilang) "she's muslim"
kids 1, 2 : (attacking my friends) "are you muslim?"

okey.. mereka seru nanyain siapa yg muslim lalu ajak obrol bahasa Arab..! *temen gue yg muslim kewalahan, dasar emank nga ngerti bahasa arab dan lemah bahasa inggris* mereka kenalin nama juga yg gue inget yg paling gede Arnin, yg ketiga Caleb (cowo) yg laen lupa hahaha.. at the end we took photo together. kids are always kids, they are brave, they didn't scare of us, they give their best smile, they laugh, and dare to hold our hands asking for hug. Okay. that's beyond my habits, but it's fine, they just kids. *hope to be kids forever* *daydream*

Last moment, setelah berenang kita pergi makan, sambil makan, temen gue yg muslim nanya2 sejak kapan gue Kristen, knp bisa jadi Kristen, trus koko gue knp bisa Kristen, knp nyokap nga Kristen. dan bodohnya saat itu gue cmn kasih jawaban yg logis. gue sekolah kristen, sekolah minggu, trus percaya Yesus juru slamat. done. aarrgh.. lost the moment...! payah.. bener2 payah... Memberitakan Injil itu nga mudah, mengklaim diri Kristen itu juga nga mudah (apalagi kalo elo belom mencerminkan Kristus, serasa muna gitu walaupun bilang ke orang yg pertama kali baru kenal *blom tahu elo sebenerny seperti apa* apalagi ke orang2 yang udah kenal elo lama, mereka lebih tahu busuk2nya elo, dan elo bisa bilang elo Kristen??). tapi itu semua harus. Pelan2 diasah, harus makin peka, plus ketakutan. kalo nga pernah takut, artinya loe udah mati rasa. loe nga boleh santai2 aja kalo udah waktunya proclaim Jesus. loe harus takut supaya apa yang keluar dari mulut itu bener2 diperhitungkan dan bukan pengetahuan manusia, tapi pekerjaan Roh Kudus.

in the end cmn bisa inhale-exhale-inhale-exhale-evaluating-do action.!
Be a light, be a salt. >> ini sering jadi wishes gue buat temen2 yg ulang tahun, sekarang kayanya harus jadi logo hidup gue...! 

Tuesday, 9 October 2012

Stress

Seperti yang gue janjikan, hahaha.. kali ini gue nulis awal bulan... karena emank udah ngebet nulissss... di otak udah menari2 semua ide dan ilmu.
Sebenernya seh berniat bikin kuliah disini, tapi ternyataaaaa... catatan kuliah gue buruk.. hahaha.. Jadi gue tuh mau memberi kuliah Psikologi Lingkungan, gue ambil catatan kuliah buat gue share di marii.. udah terngiang2 tentang stressor, bubble, dll.. eeeh, udah cape2 bongkar dus kuliah, debuan, keringetan.. ternyata gue nga nyatet apa2 pas kuliah itu, cuman 1 halaman nga padat dan nga lengkap. *ya ampun dulu gue kuliah maen2* x_x tapi gue menemukan 1 buku pengantar psikologi dan 2 buku Psikologi Abnormal... ahahahahay... cocok seh sama tema nya, cuman malas buka lagi 3 buku tebal itu utk analisa bikin summary. wkwkwkwkw. *malas* *eh gue kuliah apaan seh koq punya buku2 ituhhh...*

oke lupakan teori itu semua..*teori yang mana coba*.. langsung aja ke studi kasusnya : Jadi bermula dari beberapa bulan lalu, mgkn tahun lalu ato 2 thn lalu ato 3 yah, *nga inget*. Gue punya temen yang stress berat sampai mengalami gangguan kejiwaan. dia cowo, pintar, bahkan dapet beasiswa di UGM, tapi berawal dari kuliah di sana, dia jadi "stress" dan akhirnya dia dipulangkan dan sekarang menjalani perawatan. Awalnya cuman stress belajar, lama2 jadi paranoid dan berhalusinasi, merasa di guna-guna, dan akhirnya beneran "sakit". pas dia balik Jakarta dengan kondisi begitu, jujur gue sedih dan takut. yup. walaupun dia nga ada kecenderungan melukai orang laen, tapi gue takut. gue berusaha menghindari dia, sebisa mungkin nga komunikasi, nga tatapan muka di gereja. karena ini temen (gereja), gue dan kawan2 saling share, dan gue lega, ternyata semua orang merasakan hal yang serupa, dan gue dapet support dan cerita detail kenapa dia bisa begitu. daaaaan yang penting gue dapet tips menghadapi dia, di balik ketakutan gue harus bisa support dia sembuh dengan nga menjauhi dan berusaha se-normal mungkin interaksi sama dia. walaupun sampe sekarang ternyata intensitas gue nga bisa banyak untuk support dia.

Sejak itu gue berpikir, Tuhan koq bisa yah kasi kondisi begitu ke orang2 baik itu anak2 Tuhan maupun yang bukan. di Alkitab memang disebutkan beberapa kali tentang orang gila, yang gue inget ada beberapa kisah :
1. Daud kabur dari Saul dan pura2 gila didepan raja Filistin sehingga hidupnya diampuni, dan nga dibunuh.
2. Yesus dibilang gila ketika dia menjelaskan ttg Dia adalah Jalan Kebenaran.
3. orang yang kerasukan setan disebutkan bersikap seperti orang gila (kisah setan Legion yang merasuki, dan juga tentang Yesus *again* yang disebut2 kerasukan Beelzebul.
Dari kisah yang gue inget ini, keliatan point nya sebenernya bukan sakit jiwa, yang pertama itu jelas pura2. yang kedua, jelas orang2 menolak Yesus, yang ketiga tentang kerasukan setan >> pekerjaan iblis.
bisa jadi, sakit jiwa itu adalah pekerjaan iblis.

Kasus ke-2 muncul bulan lalu, makanya gue gatel utk share, kali ini temen kampus, cewe, daaaan gue cukup shock seh, awalnya sederhana cmn stress (semua berawal dari stress) sampai pada point dia menyalahkan diri sendiri terus2an, dan berhalusinasi juga. actually g blom nemu titik puncak stress nya itu yang mana, yang jelas efeknya skrg dia mengurung diri, nga mau bersosialisasi, menyalahkan diri, mencari2 pembenaran , mem-hiperbola kejadian, mengarang2 kejadian yang nga ada, bahkan ada indikasi merusak orang laen. nga melukai secara fisik, tapi secara mental. dan ini dia nyadar, skrg pada tahap pengobatan medis.pas gue tahu kondisi ini ternyata dia udah 6 bulan pada tahap se-parah ini. okey gue cukup telat *nga update karena nga pake BB*. tapi mau gimana lagi, bertambah list teman yang menderita "sakit"

sebelum gue tahu kasus ini, gue sempet liat iklan pemerintah di tipi yang isinya tentang : sumber2 stress, trus byk yg mulai sakit jiwa, dan jgn segan konsul ke RSJ, ato psikitater. trus gue mikirrr.. aiiih.. ini apa2an seh, emank nya seberapa buruk seh sampe perlu ada iklan macam begini. ternyata... pas kmrn gue share di Cross (komsel) temen gue bilang membenarkan penduduk Jkt itu memasuki tahap stress skala menengah. jadi kalo di pecah2 ada 3 kategori : ringan (kaya gue lah) menengah (gejala2 aneh), parah (pengobatan medis). dan perbandingan nya dengan yg normal 10 : 1. eeeeeh gilaaa. beneran tuuh?? *gue nga cek lagi di om google*
gue bersyukur seh pas gue share di Cross kemaren, byk yang share juga ttg rekan2 yang stress (ternyata di gereja gue tergolong banyak looh, lebih dari 3 orang yg gue kenal) dan gue dapet semacam support batin, untuk gimana menghadapi dunia yang Stress..

Kalo gue sering merasa stress, ternyata stress gue tuh cuman skala 1 atau 2 atau yah paling gede 3. gue bisa handle itu semua karena gue punya pegangan *Tuhan*. gue masih bisa berpikir, masih bisa pelampiasan stress itu ke Tuhan dan sesama, dan yang penting gue bisa bangkit dan pulih dari stress itu. beda sama temen2 gue yang saat ini sedang dalam penanganan khusus. actually gue harus berperan juga seh untuk support mereka semua, sesuai porsi yang Tuhan kasi. :)

Anyway kuliah online kali ini batal dilakukan.. hahahaa.. actually gue rada bosan cuman share hidup, pengen sekali2 kasih kuliah, ato nulis puisi, nulis doa, nulis apa aja yg bisa ditulis, so bulan2 depan jgn kaget yah format nya aneh2.. wkwkww *stress*
The point is : Have a gud relationship with God, share with family, share with community.
*repeat not abandon*

Tuesday, 25 September 2012

Month OF Mourn

random blog lagi yaaaah.... harusnya seh nga boleh random, harusnya gue sistematis, tp mau gmn donk.. hahaha.. *malas*

01 September. interviewww..! gue lagi galau mengenai masa depan.. mau jadi apa ?? dulu (beberapa bulan lalu) galau kerjaan yang kaga move-on, abis gue minta secara spesifik, dikasi persis spt yg gue minta sama Tuhan. Seneng dan bersyukur pas dikasi, 3 bulan masa percobaan nya cukup stress tp skrg udah mulai settle, eeeeh.. ditawarin kerjaan baru, gue malah lirik. gyaahahaa.. pulang interview gue "sadar", ya ampuuun.. gue lagi maen2 sama Tuhan?? minta ini dikasi, minta lagi itu. hahahaha. gue harus tahu apa yang gue cariii..! ktr baru gue reject (walaupun dia nawarin gaji lbh tinggi)

sekarang isi otak gue pengen usaha sendiri, bikin small bisnis, tapi usaha apa??? ilmu gue nga numbuh2. pengalaman gue nga komplit.
"sejak kapan manusia tahu apa yang mereka inginkan?" quote dari film Bruce Almighty. cocok banget buat gue, manusia nga pernah tahu apa yang mereka inginkan, termasuk gue, maka itu gue butuh nanya sama Tuhan and mencari jawabanNya.


08 September anyway gue lagi sibuk fokus untuk ujian piano, dan hari ini repetoir class, tangan gue gemeteraaan.. salah pencet semua itu tuts. and hasilnya dibacain dan nga memuaskan ,tapi juga nga jelek. masih harus butuh latihan keras. mudah2an nanti pas ujian bisa lebih baik

09 September : nonton grand concert di Katedral Mesiah daaaan.. tetep terpana dengan musik nya.. hahaa.. cuman Concert Classic macam begini yg bisa bikin gue melek, merhatiin detail dan senyum2 sendiri. (o^^o)

12 September itu hari bersejarah buat gue. tahun ini tgl itu artinya tepat 10 tahun gue nga punya bokap.
actually bersyukur karena selama 10 tahun byk hal terjadi, banyak hal yang adalah berkat Tuhan. teorinya: No worries about God's providence , prakteknya : gue gelisah.. *sigh*... itulah gue... contradictive in everything.

20 September Galau sama manajemen keuangan gue terutama pengeluaran. gue udah itung2 tahun ini gue terlalu boros, beli piano, beli camera, travel 9 hari.. tapiiiii si AirAsia berhasil membuat gue khilaf membeli tiket murah dia.. aaah.. paraaaah... gue salah besar.. sekarang nyesell..! tp gue coba jalanin dulu.. kencengin ikat pinggang demi travel ini.. *nga enak juga ada 4 orang yg ikutan beli* yah tetep punya prinsip kalo ada sesuatu yg darurat dan lebih urgent gue harus berani buang tiket itu. nga boleh tuh tiket jadi SETAN yang membuat gue mengabaikan prioritas hidup. *walaupun tuh TIKET udah jadi SETAN pengeluaran gue*
*ampun ya TUHAN, penyesalan selalu datang belakangan*

23 September UJIAN PIANO..! gilak... ini hari bersejarah.. hari jmt nya itu les latihan ujian trakhir. ada temen (tepatnya guru biola) yg nangkring liatin.. dan gue lebih grogiii. bahkan guru gue bisa bilang gue buruk bangetttt... lebih buruk dari pada latihan biasanya. mati gue.. cmn 1 orang yg liatin udah bikin gue tegang, gemeteran keringet dingin. sabtu gue sampe mimpi buruk dan nga napsu makan, bahkan perutnya nga enak, macam maag kumat...*stress gue lari ke perut* gue tuh ngebayangin penguji gue siapa, baiklah gue ungkapkan. ada 1 guru piano yg gue taksir.. *ahay* dari pertama kenal udah suka. tp mgkn sebatas suka kagum, bukan cinta.. secaraaaa nga pernah ngobrol lama, nga pernah ada kesempatan utk saling kenal each other. hahaha.. naaah.. otak gue makin Hang lah menjelang ujian. gue takut dia yg ngujiii... ternyata pas mau masuk ruangan liat 2 sepatu cewe... hati sedikit lebih tenang. tapi ujiannya tetep aja ada yg salah.. nga lancarrr.. tapi gue berani hajarrr.... nga pake brenti dan ngulang. hahahhaa.. bener2 daaah.. ujian ini membuat gue stresssss... *muka bisa ketawa2, otak tetep stress*

29 september (coming soon) pertama kalinya gue akan ngiring di keb pemberkatan nikah... omaigatt.. ada lagu Wedding March. dan gue nga bisa... *maap yah kawan* gue mau latihan express pun pasti tetep nga bisa... baca partiturnya nya belom.. T.T *another burden to me*

25 September galau di kantor... besok boss gue balik dari Eropa. dan gue punya segudang kerjaan, mendadak salah satu desainer / partner gue dikantor resign. yah lots of things sehinga temen gue resign. kerjaan beberapa dialokasikan ke gue. trus gue juga dapet kerjaan gambar baru. dan masih harus belajar katalog baruu... aaahh.. gue sempet merinding dan mules loh dengan kerjaan ini. karena butuh detail, butuh teliti, gue jadi stress (efek ke-perut lagi). trus ada project yg deal dan gue masih aja ada salah2 item. kalo itung2 bisa diakal2in asal nga rugi aja. nah salah2 ini gue bgng mau lapor boss ato enga, soalnya gue bisa akal2in. fiuuh... nga ada boss selama 2 mgg tp gue deg-degan dan berasa kerja dibawah tekanan. 
Keinginan buka usaha muncul terussss... sekarang makin mantep pengennya.... mau coba jualin BBW. iseng2 dulu. kalo emank byk peminat.. yaaah di besarkan usahanya. strategi blom dipikirkan, tapi mungkin sambil jalan kali yah.

26 september : nga galau tapi mikir. dulu gue deket sama 1 org cowo (yg SMA-kuliah pernah gue mention di blog sebelumnya.) naaah.. deketnya tuh bener2 sampe keluarga2nya, semua positif dengan gue, daaan hari ini kokonya yg cowo ngomong utk ke-2 kalinya, "knp nga jadian aja seh. mumpung lagi sama2 jomblo, satu rumah restu koq, malah pengen banget" (gilak,.. dia pengen gue jadi ipar dia). "apalagi kalian berdua tipe nya sama gitu, koko ngebayangin ntar anak kalian kaya apa yah.." (gilak kuadrat, dia bener2 ngebayangin punya ponakan dari gue dan adiknya). gue bisa jawab gini loh "masih yah, ngarepin.. hahaha" dulu pertama kali dia cmn ngarep gue jadian sama adiknya. and itu udah membuat gue galau berat.. knp keluarganya support dan agak2 mendesak gini supaya gue jadi bagian dari keluarga dia. skrg utk ke-2 kalinya udah nga galau. abis jawabin selanjutnya speechless. ahahaha, seriously, gue bisa dengan tenang nanggapin pake senyum ketawa2. feel calm. dulu mgkn krn gue masih "nyimpen" hati. skrg udah "beku". hahahhaa. anyhow, conversation ini membuat gue mikir.


anyway... udah panjang yaaaah blog bulan ini.. padahal ada 1 hal yang mau gue share.. gue simpan untuk bulan depan deh. Judul nya : Stress. hahahaha.. baru kali ini khan gue kasih teaser untuk blog bulan depan.. pokoknya stay tune aja yaaak.... C U next month.

Hidup itu penuh resiko, apapun action-nya, ambil ataupun nga diambil udah beresiko.. so live it..! lebih terutama lagi put God on it.